Jumat, 23 November 2012

PENDAHULUAN JARINGAN KOMPUTER

            Dasar-dasar Jaringan Komputer.
Jaringan Komputer merupakan sekumpulan Komputer atau gabungan dari dua Komputer atau lebih dengan peralatan lainnya, sehingga dapat berinteraksi (berkomunikasi) antara satu dengan yang lain, sehingga menimbulkan suatu effisiensi, sentralisasi, dan optimal kerja. Pada jaringan Komputer yang di komunikasikan adalah data antara computer satu dengan yang lainnya melalui media wire (kabel) atau wireless tanpa harus memindahkan data dari satu computer ke computer lain dengan suatu media pemyimpan.
Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
1.         Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
-        Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server.
-        Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
2.         Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
-        Jaringan LAN ( Local Area Network )
Merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam I warnet.
-        Jaringan MAN ( Metropolitan Area Network )
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
-        Jaringan WAN (Wide Area Network)
Merupakan jaringan dengan cak-upan seluruh dunia, karena biasanya sudah menggunakan media wireless, sarana satelit ataupun kabel serat optic. Contohnya Jaringan GSM.
-        Internet.
-        Intranet          
3.      Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data. - Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
-        Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
-        Host-Terminal.
Dimana terdapat sebuah atau lebih server yang terhubung dalam suatu dumb terminal, dimana pemrosesan data dilakukan di dalam server, oleh karena itu maka suatu server haruslah sebuah sistem computer yang memiliki kemampuan pemrosesan data yang tinggi dan penyimpanan data yang sangat besar.

4.      Berdasarkan Media Transmisi Data
-        Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
-        Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal infomiasi antar komputer jaringan

1.2.  Pengenalan Komponen dan Topologi Jaringan

Komponen pendukung jaringan
Untuk membangun sebuah jaringan computer dibutuhkan beberapa komponen yang menunjang agar setiap computer dapat berkomunikasi dengan baik, komponen tersebut adalah:
Ø Kartu Interface (NIC) adalah konektor yang berfungsi untuk pemasangan kabel jaringan (Enternet), kartu interface ini menentukan jenis topologi apa yang akan dibangun dalam sebuah jaringan computer.
Ø Modem
Modem suatu alat yang digunakan untuk menghubungkan sebuah komputer ke jaringan intemet melalui jaringan telepon standar. Modem merupakan kependekan dari modulator/demodulator. Modem bekeija mengkonversi sinyal digital dari komputer menjadi bentuk sinyal analog agar dapat ditransmisikan melalui jalur telepon. Kemudian modem ini juga mengkonversi ulang sinyal analog tersebut menjadi sinyal digital agar dapat diterima olt,.h komputer. Kecepatan modem bervariasi, tetapi yang sekarang umum digunakan adalah modem dengan kecepatan 56 Kbps
Ø Concentrator adalah sebuah perangkat jaringan yang menjadi sentral dan fungsinya sebagai lalu-lintas paket data dalam sebuah jaringan.

Contoh:
n  Hub
n    Switch
n  Repeater
n  Bridge
n  Router


Ø Perangkat Komputer, berdasarkan fungsinya, perangkat computer yang terpasang di dalam jaringan dibedakan menjadi dua, yaitu :
·      Computer workstation, berfungsi sebagai tempat dimana para pengguna jaringan (user) bekerja
·      Computer server, berfungsi untuk melayani permintaan data, aplikasi, dan sebagainya. Fungsi lain adalah untuk mengatur lalu lintas jaringan.

Berdasarkan perangkat computer,  server dapat dibedakan menjadi :
·         Dedicated server, yaitu computer yang hanya berfungsi sebagai server.
·         Non-dedicated server, yaitu computer yang berfungsi sebagai server sekaligus dapat berfungsi sebagai workstation, sehingga computer server itu dapat dipergunakan sebagai computer kerja.

Ø System Operasi
System operasi ini berfungsi untuk mengatur komunikasi jaringan berupa dokumen, printer, scanner, dan perangkat-perangkat lainnya. Sistem operasi dapat membedakan arsitektur dalam pemanfaatan fasilitas-fasilitas yang ada di jaringan. Misalnva membedakan perangkat jaringan seperti Ethernet dan token ring atau arsitektur lainnya.
Ø Network Software tanpa adanya software jaringan maka jaringan tersebut tidak akan bekerja sebagaimana yang dikehendaki. Software ini juga yang memungkinkan system computer yang satu berkomunikasi dengan system computer yang lain.
Ø Transceiver adalah media komunikasi dan transfer data dalam jaringan computer. Transceiver ini terdiri dari beberapa macam seperti, kabel, wireless, gelombang frekwensi, dll. Media kabel lebih banyak digunakan karena lebih murah dan mudah mendapatkannya.

Media Transmisi Jaringan Komputer
Pada media transmisi ini digunakan untuk mengantarkan arus infonnasi dalam bentuk bit pada suatu jaringan. Media transmisi ini secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu media fisik yaitu wire (kabel) sedangkan yang termasuk kedalam media nonfisik wireless(tanpa kabel) adalah gelombang radio, microwave, infrared Untuk jenis wire (kabel) terdapat tiga jenis diantaranya Twisted Pair, Coaxial dan Fiber Optic. Berikut ini penjelasan tentang jenis jenis kabel:
Type Straight
Type Cross
Type Rollover
Putih-orange ==== Putih-orange
Orange ====== Orange
Putih-Hijau ===== Putih-Hijau
Biru ====== Biru
Putih-Biru ====== Putih-Biru
Hijau ====== Hijau
Putih-Coklat ===== Putih-Coklat
Coklat ======= Coklat
Putih-orange ==== Putih-Hijau
Orange ====== Hijau
Putih-Hijau ==== Putih-orange
Biru ====== Biru
Putih-Biru ====== Putih-Biru
Hijau ====== Orange
Putih-Coklat === Putih-Coklat
Coklat ======= Coklat
Putih-orange = Coklat
Orange == Putih-Coklat
Putih-Hijau ==== Hijau
Biru ====== Putih-Biru
Putih-Biru ====== Biru
Hijau ==== Putih-Hijau
Putih-Coklat == Orange
Coklat === Putih-orange

  1. Kabel Twisted Pair  adalah kabel yang biasa digunakan untuk membangun sebuah jaringan computer. Kabel jenis ini dibedakan menjadi dua yaitu UTP (Unshielded Twisted Pair) dapat melewatkan data dengan bandwidth sampai 10 Mbps — (100 Mbps CAT 5) dan STP (Shielded Twist Pair) lebih tahan interferensi dan berkecepatan lebuh besar lebih dari 100 bps.
  2. Kabel Coaxial merupakan kabel yang memiliki kecepatan transfer data lebih cepat dibandingkan dengan kabel UTP, umumnya digunakan untuk kabel televise. Kabel coaxial terdiri dari dua jenis:
·           Thick coaxial cable (RG-6) mempunyai diameter lumayan besar, dengan standar IEEE 802.3 10BASE5, diameter rata-rata 12mm, dan biasanya diben' wama kuning; kabel jenis ini biasa disebut sebagai standard ethernet atau thick Ethernet, atau hanya disingkat ThickNet, atau bahkan cuman disebut sebagai yellow cable. Ujung kabel menggunakan termistor 50-ohm.
·           Thin coaxial cable (mempunyai  diameter lebih kecil) banyak dipergunakan di kalangan radio ainatir, terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel coaxial jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya
berwarna hitam atau warna gelap lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-connector. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau ThinNet. Kabel coaxial jenis ini, misalnya jenis RG-58 A/U atau C11J.
  1.  Kabel Fiber Optic adalah jenis kabel yang memiliki transfer data sangat cepat sehingga mencapai 100 mbps, akan tetapi harganya relativf lebih mahal dan juga pemasangan kabelnya memerlukan keahlian khusus.
Apabila dilihat dari jenis hubungannya, maka jaringan dapat dibagi menjadi tiga topologi, yaitu:
Ø  Topology Peer to Peer
Ø  Topologi Bus (bus topologi)
Ø  Topology Ring (topologi cincin)
Ø  Topologi Bintang (star topology)
Ø  Topology Tree
Karena semakin pesat perkembangan dunia jaringan computer maka ada topologi selain di atas ada topologi lain diantaranya:
Ø  Topologi Hierarkis
Ø  Topologi Web
Ø  Topologi Loop, dll.


Topology Peer to Peer
·  Linier (satu kable)
·  Paling Sederhana
·  Mudah Instalasi (host & guest)
·  Saling Ketergantungan
·  Cable : Twisted Pair (cross), Coaxial, LPT oaxial, LPT Cable
·  Common protocol : Ethernet, LPT port

TOPOLOGY BUS
· 
Limer (satu. kable)
·  Sederhana Sederhana
·  Mudah Instalasi
·  Saling Ketergantungan
·  Cable : Twisted Pair, Coaxial, Fiber optic
·  Common protocol : Ethernet


TOPOLOGY RING
·         Jaringan Tertutup
·         Instalasi Cukup Rumit
·         Saling Ketergantungan
·         Cable : Fiber Optic, Twisted Pair
·         Common Protocol : Token ring
TOPOLOGY STAR
·         Medium Transmisi
·         Mudah dikembangkan
·         Menggunakan HUB/Swicth
·         Instansi Cukup Mahal
·         Cable : Twisted Pair
·         Common Protocol : Ethernet

TOPOLOGY TREE
·         Advance Transmision
·         Gabungan dari Topologi Star
·         Cable : Fiber Optic, Twisted Pair
·         Common Protocol : Ethernet




Ethernet
Ethernet bekerja berdasarkan broadcast network, dimana setiap node meneriman setiap transmisi data yang dikirimkan dari suatu node yang lain. Cara keda Ethernet dengan menggunakan metoda CSMACD, sebelum mengirimkan paket data, setiap node menieriksa apakah network dalam keadaan sibuk atau tidak. Jika network dalam keadaan sibuk, node itu menunggu sampai tidak ada sinyal di dalam network. Jika pada saat bersamaan ada dua node yang mengirimkan data, maka tedadi collision. Jika tedadi collision , kedua node.Menunggu dengan waktu yang acak sehingga pada saat yang kedua kalinya pengiriman potensi tedadinya collision hampir tidak ada . Implementasi Ethernet dapat dilakukan dengan berbagai media antara lain :

Jenis
Freq (Mhz)
Kabel
Topologi
Jarak Max(m)
konektor
I OBaseT
10
UTP Cat 3,4,5
Star
100
RJ-45
100BaseTX
100
Cat 5 UTP
Star
100
RJ-45
I OBase2
10
Thin Coax
Bus
185
BNC


10 Base5
10
Thick Coax
Bus
500
DIX, AUI
10 BaseF
10
Fiber Optic
Star
2k
SC,ST
100 BaseFX
100
Fiber Optic
Star
412 atau 2k
full duplex
SC, MIC

Protokol TCP/IP dan OSI
          Banyak protokol komunikasi komputer telah dikembangkan untuk membentuk jaringan komputer. Kompetisi antar perusahaan komputer seperti DEC, IBM dll. menelurkan berbagai standar jaringan komputer. Hal ini menimbulkan kesulitan terutarna jika akan dilakukan interkoneksi antar berbagai jenis komputer dalam wilayah yang luas.

Dalam dunia jaringan terdapat dua model protocol yang paling di kenal dalam dunia jaringan yaitu:
1.      Protokol OSI (Open System Interconections)
2.      Protokol TCP/IP (Transfer Control Protocol/ Internet Protocol)
Protokol OSI (Open System Interconections)
Dahulu, komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah sangat sulit dilakukan, karena mereka mengunakan protocol dan format data yang berbeda-beda. Sehingga International Organization for Standardization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yang dikenal sebagai Open System Interconnection (OSI) model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor yang berbeda.
Model-OSI tersebut terbagi atas 7 layer, dan layer kedua juga memiliki sejumlah sub-layer (dibagi oleh Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE).
Referensi Model OSI
Lapisan
Nama Layer
Fungsi
Layanan
7
Application
Menyediakan pelayanan yg langsung
mendukung aplikasi pemakai
FTP, email, http,
pop,3, http
6
Presentation
Menterjemahkan kompresi dan
enkripsi data
Ascii, jpg, tiff, wav
5
Session
Mengkoordinasikan komunikasi antara
sistem
Sql, netbeui, rpc, xwindows
xwindows
4
Transport
Memungkinkan paket data dikirim
tanpa kesalahan dan duplikasi
Tcp, udp, spx
3
Network
Menentukan jalur pengiriman dan
meneruskan paket ke alamat device
lain
IP, IPX, ARP,
RARP, ICMP, RIP, OSPF,BGP
OSPF, BGP
2
Data link
Mengatur data binet menjadi logical group
SLIP, PPP.
1
Physical
Trasmisi data biner melalui jalur komunikasi


Protokol TCP/IP (Tranmission Control Protocol/Internet Protocol)
TCP/IP merupakan nama dari sekumpulan protokol komunikasi data antar komputer. Protokol ini pada mulanya dikembangkan atas sponsor dari US Defense Advence Research Project Agency (DARPA) dan digunakan pada jaringan komunikasi ARPANET (1983). Pada saat ini, TCP/IP merupakan protokol de facto standar pada jaringan komunikasi terbesar di dunia yaitu Internet.



                                                       Empat lapisanAayer TCP/IP :          


Pengenalan IP Address.
            IP Address adalah sekelompok bilangan biner 32 bit yang dibagi menjadi 4 bagian yang masing-masing bagian itu terdiri dari 8 bit disebut oktet (sering disebut dengan IPV4). Bentuk IP address-nya adalah sebagai berikut: xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx setiap simbol x dapat digantikan oleh angka 0 dan 1. Pada Pengalamatan IP Address ada yang disebut dengan alamat Network (n) dan Alamat Host (h). Bentuk biner seperti di atas sangat sulit dalam pembacaannya sehingga muncul penulisan 4 bilangan desimal vang masing-masing dipisahkan oleh sebuah titik yang dikenal dengan format "dotted-decimal notation" ( notasi desimal bertitik ) contoh 192.168.100.2.
Aturan dasar pemilihan Network ID dan Host ID adalah:
Network ID tidak boleh sama dengan 127.
Network ID dan Host ID tidak boleh nol (0).
Network ID dan Host ID tidak boleh sama dengan 255
Host ID harus unik dalam satu network (jaringan).

Kelas
Format
Byte (n)
Jumlah IP
A
 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh
0-127
16.777.214
B
 10nnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhbjihhhh
128-191
65.532
C
 110nnnnn.hYAlhhhhh.hhhhbbi-I.hhhhbjihh
192-223
254
D
 1110mmmmm mmmmmmm-mmmmmmmm
224-239
Multicasting
E
 1111rrrr. rrrrrrrr. rrrrrrrr.
240-255
Ekperimental

Subnetting
Subneetting merupakan pemecahan satu kelas IP Address menjadi beberapa subnet dengan jumlah host yang lebih sedikit, dan untuk menentukan batas network ID dalam suatu subnet Address menjadi beberapa subnet dengan jumlah host yang lebih sedikit, dan untuk menentukan batas network ID dalam suatu subnet, digunakan subnet mask.
  1. Classless Inter-Domain Routing ( CIDR )
CIDR menghindarai cara pemberian IP Address tradisional menggunakan kelas A, B,  C. CIDR menggunakan " Network Prefix " dengan panjang tertentu. Prefix length menentukan jumlah bit sebelah kiri yang akan dipergunakan sebagal network ID.

  1. Variabe Length Subnet Mask ( VLSM )
Jika pada pengalokasian IP address classfull suatu network ID hanya memiliki subnetmask, maka VLSM menggunakan metode yang berbeda, yakni dengan memberikan suatu network address lebih dari satu subnetmask

sumber : Praktikum Jaringan Komputer 1,Pengenalan aringan Komputer,hardware.UNPAD

Tidak ada komentar: